Apakah Hadad Alwi Syiah? Ini jawabannya

Sebelum kepembahasan secara lengkap, yuk kita intip dulu profil Hadad Alwi yang tenar berkat Album sholawat cinta rasul ditahun 90an itu

Nama lengkap beliau adalah Hadad Alwi Assegaf beliau lahir di Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah. Yang melatar belakangi keinginan beliau untuk menciptakan lagu sholawat adalah lagu Joshua yang saat itu sangat tenar dikalangan anak-anak dengan lagunya 'diobok-obok'. Beliau membayangkan jika lagu Joshua itu adalah sholawat karena menurut beliau sholawat tidak hanya untuk hiburan saja, tapi juga adanya nilai ibadah.

Semenjak saat itu Hadad Alwipun mulai mencari siapa penyanyi yang akan membawakan lagunya. Lewat ajang audisi, maka terpilihlah Sulis yang tentunya juga anda kenali.

Dari tahun 1997 sampai tahun 2016, Hadad Alwi sudah merilis 13 album dan juga 10 kompilasi lagu sholawat yang sangat kita kenal sampai saat ini.

Awal Hadad Alwi Dituduh Syiah?
Berawal dari acara Haul Habib Abdullah bin Zein di Sukabumi Jawa barat, ketika Hadad Alwi bersholawat, tiba-tiba ada segerombolan orang yang masuk ke area sholawatan dengan berteriak 'Syiah' dan meminta Hadad Alwi untuk turun Panggung. Keadaan semakin mencekam dan masyarakat yang hadir juga ikut terprovokasi oleh segerombolan orang itu, dengan berat hati Hadad Alwi akhirnya turun dari panggung

Permasalahan Hadad Alwi Dituduh Syiah?
Menurut DPP FPI saat itu Slamet Ma'arif yang dikutip dari Solopos.com bahwa gerakan satu tangan dan menepukkannya ke dada merupakan simbol pengikut syiah. Pengacara Hadad Alwi membantah tuduhan bahwah cliennya adalah pengikut syiah.

Opini
Jaman sekarang masih aja ada yang mempermasalahkan gestur atau simbol-simbol tertentu untuk dijadikan senjata melawan orang lain. Semakin hari, semakin banyak saja orang yang berfikiran dangkal seperti itu seperti contoh screenshot dibawah ini


Kalau simbol atau gestur menjadi tolak ukur kepribadian seseorang, coba dilogika dengan baju koko, baju koko itu baju orang-orang cina dan masyarakat Muslim Indonesia saat shalat kebanyakan memakai baju koko itu. Logikanya apakah orang yang memakai baju koko itu adalah orang cina atau orang komunis. Hmmmm yang tidak punya logika pasti masih membantah hal ini.

Satu lagi saya kasih contoh logika, perhatikan foto dibawah 
Foto diatas merupakan foto turnamen Baloot yang dilaksanakan di Riyadh tahun 2018 lalu. Coba dilogika, mirip bermain judi tapi tidak bermain judi. Apakah itu juga akan dinilai sebagai simbol judi?
Biarlah logika anda yang menjawab

Writter : Dwi
Editor : Dwi




Posting Komentar

Komentarmu adalah cerminan dirimu