Kontroversi Asnawi Saat Indonesia vs Singapura


JANGAN HANYA ASNAWI YANG DISOAL-Ini bukan hendak membela sikap Asnawi Mangkualam yang dikatakan tak terpuji, karena sebagai kapten kesebelasan justru melakukan tindakan yang bersifat provokatif dan tak berempati atas kegagalan tendangan finalti pemain Singapura di semi final leg ke-2.

Saat itu Asnawi spontan berlari ke depan Faris sang eksekutor finalti yang gagal mencetak gol, karena tendangannya berhasil diblok Nadeo, seraya berkata: "Thankyou Thankyou." Sontak hal ini menuai kritik tajam berbagai media asing, bahkan tak sedikit orang Indonesia yang ikut menyesalkan sikap Asnawi tersebut.

Begini.. penulis pun katakan bahwa hal itu kurang etis, dan harapannya hal ini tidak terulang di masa mendatang. Tapi ada hal yang harus dipahami publik mengapa hal itu bisa terjadi. Mungkin yang lebih memahami adalah mereka yang nonton langsung di Singapura.

Saat itu Timnas sangat tertekan dengan sikap penonton tuan rumah yang terus menerus mengejek pemain Timnas Indonesia, bahkan para pemain cadangan dan pelatih yamg berada di bench terus diserang, hingga menyulut emosi pemain, dan beberapa dari mereka sempat tak kuasa menahan amarah hingga mengejar penonton. Untung pihak panitia cukup sigap melerai kejadian ini.

Begitu pun para pemain Singapura yang kerap bersikap merendahkan pemain Indonesia. Puncaknya, saat Singapura mencetak gol, melakukan selebrasi menuju bench Indonesia dengan gerakan yang tak terpuji. Ditambah lagi saat Singapura berbalik unggul 2-1, pelatih dan pemain cadangan Singapura meledek Shin Tae-yong, hingga memancing keributan.

Jadi reflek yang dilakukan Asnawi sebenarnya tidak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh pelatih dan para pemain Singapura. Terlebih bila mengingat para pemain Indonesia yang rata-rata berusia muda, bahwa menjaga emosi dari tekanan tuan rumah yang cukup berat, itu sudah tergolong baik.

Beruntunglah pada akhirnya pelatih Singapura meminta maaf dan menyadari kekeliruan itu, sehingga tak berbuntut panjang. Jangan lupa pula bahwa STY sejak awal selalu rendah hati, dan menghormati semua lawan-lawannya.

"Lebay yang membesar-besarkan masalah Asnawi, tapi abai dengan sikap negara lain yang sejak awal merendahkan Timnas."

Salam sportifitas 🇮🇩

Posting Komentar

Komentarmu adalah cerminan dirimu